You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Air Jl Pegangsaan Dua Dikuras
.
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Saluran Air Jl Pegangsaan Dua Dikuras

Untuk meningkatkan kapasitas daya tampung sekaligus mencegah munculnya genangan, Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Kelapa Gading melakukan pengurasan saluran air di Jl Pegangsaan Dua.

Pengurasan saluran ini sebagai salah satu upaya mengantisipasi genangan di kawasan sekitar Jl Pegangsaan Dua,

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kelapa Gading, Citrin Indriati mengatakan, pengurasan saluran air Jl Pegangsaan Dua sudah dikerjakan sejak Jumat (12/2) dan ditarget rampung pada pekan pertama Maret 2021.

"Pengurasan saluran ini sebagai salah satu upaya mengantisipasi genangan di kawasan sekitar Jl Pegangsaan Dua," ujar Citrin, Minggu (14/2).

Pengerukan Saluran Penghubung BGR Terus Dikebut

Sebelum ini, sambung Citrin, aliran air di saluran Jl Pegangsaan Dua kurang otimal mengalirkan air karena dipenuhi sedimen lumpur. Jika hujan deras, air dari saluran melimpas ke jalan hingga menyebabkan genangan.

Pihaknya, mengerahkan 10 petugas Satpel SDA Kecamatan Kelapa Gading untuk melakukan pengurasan. Adapun saluran air yang dikuras sepanjang 200 meter dengan lebar 80 sentimeter. Sementara ketebalan sedimen lumpur mencapai 40 sentimeter.

"Pengurasan saluran dilakukan secara manual serta menggunakan pompa apung untuk mengeringkan saluran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1162 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye931 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye761 personFakhrizal Fakhri
close